Jumat, 09 Agustus 2019

SEJARAH DESA THAMAKSIN


   SEJARAH BERDIRINYA DESA THAMAKSIN

Pemekaran Wilayah Desa secara intensif hingga saat ini telah berkembang di Indonesi secara meluas dimaksudkan sebagai salah satu jalan untuk pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti dalam bidang ekonomi, keuangan, pelayanan publik dan Aparatur Pemerintah Desa termasuk juga mencakup aspek sosial politik, batas wilayah maupun keamanan serta menjadi pilar utama pembangunan pada jangka panjang.
Ada suatu pendapat yang mengatakan : “Pemerintah diadakan tidaklah untuk melayani dirinya sendiri, akan tetapi untuk melayani masyarakat serta menciptakan suatu kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya demi mencapai tujuan bersama”.

Oleh karena itu, maka birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan layanan publik yang baik dan profesional. Pelayanan yang diberikan oleh pemerintah pada masyarakatnya tentu harus memperhatikan dinamika perkembangan masyarakat, terlebih di era globalisasi dimana informasi semakin mudah diperoleh. Hal ini membuat masyarakat semakin cerdas dan kritis terhadap segala perubahan yang terjadi.
Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Yalimo masa kepemimpinan Bupati Er Dabi dan Wakilnya Amos Heluka telah melaksnakan program pemekaran sejak tahun 2013 lalu dengan target 273 desa/kelurahan namun karena tingginya antusiasme masyarakat untuk memekarkan wilayahnya maka sampai Oktober 2013 jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Yalimo sebanyak 273 Desa/kelurahan, atau bertambah desa dalam kurun waktu 4 tahun terahir dari jumlah semua 300 Desa/kelurahan di Kabupaten Yalimo.

Nama Thamaksin di ambil dari nama kampung setempat yang pertama kali Injil masuk di kampung tersebut, Desa Thamaksin baru dimekarkan pada tahun 2013 yang lalu sampai dengan sekarang ini.
Ceritera rakyat tentang awal mula kampung thamaksin dipimpin oleh kepala suku besar yang namanya, Sahengi Sahe sebagai raja untuk pimpin kampung tersebut sekaligus menerima injil di daerah itu.
Sedang pemerintah Desa Thamaksin baru mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan perundang-undangan. Sebalum Desa Thamaksin di mekarkan sebagai desa definitif, Thamaksin merupakan bagian dari desa induk Gilika yang di kepalai oleh : Petrus Nelambo, selanjutnya alm. Paulus Bere dan yang ketiga Andinus Wisal sampai saat ini.
                                      (gbr. lokasi desa thamaksin, Kec. Benawa. Kabupaten Yalimo)