SEJARAH BERDIRINYA DESA THAMAKSIN
Pemekaran
Wilayah Desa secara intensif hingga saat ini telah berkembang di Indonesi
secara meluas dimaksudkan sebagai salah satu jalan untuk pemerataan pembangunan
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti dalam bidang ekonomi,
keuangan, pelayanan publik dan Aparatur Pemerintah Desa termasuk juga mencakup
aspek sosial politik, batas wilayah maupun keamanan serta menjadi pilar utama
pembangunan pada jangka panjang.
Ada suatu
pendapat yang mengatakan : “Pemerintah diadakan tidaklah untuk melayani dirinya
sendiri, akan tetapi untuk melayani masyarakat serta menciptakan suatu kondisi
yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan
kreativitasnya demi mencapai tujuan bersama”.
Oleh karena
itu, maka birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan
layanan publik yang baik dan profesional. Pelayanan yang diberikan oleh
pemerintah pada masyarakatnya tentu harus memperhatikan dinamika perkembangan
masyarakat, terlebih di era globalisasi dimana informasi semakin mudah
diperoleh. Hal ini membuat masyarakat semakin cerdas dan kritis terhadap segala
perubahan yang terjadi.
Menanggapi hal
tersebut Pemerintah Kabupaten Yalimo masa kepemimpinan Bupati Er Dabi dan
Wakilnya Amos Heluka telah melaksnakan program pemekaran sejak tahun 2013 lalu
dengan target 273 desa/kelurahan namun karena tingginya antusiasme masyarakat
untuk memekarkan wilayahnya maka sampai Oktober 2013 jumlah desa/kelurahan di
Kabupaten Yalimo sebanyak 273 Desa/kelurahan, atau bertambah desa dalam kurun
waktu 4 tahun terahir dari jumlah semua 300 Desa/kelurahan di Kabupaten Yalimo.
Nama Thamaksin di ambil dari nama kampung
setempat yang pertama kali Injil masuk di kampung tersebut, Desa Thamaksin baru dimekarkan pada tahun 2013 yang lalu sampai dengan
sekarang ini.
Ceritera rakyat tentang awal mula kampung
thamaksin dipimpin oleh kepala suku besar yang namanya, Sahengi Sahe sebagai
raja untuk pimpin kampung tersebut sekaligus menerima injil di daerah itu.
Sedang pemerintah Desa Thamaksin baru mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan
perundang-undangan. Sebalum Desa Thamaksin di mekarkan sebagai desa definitif, Thamaksin merupakan bagian dari desa induk Gilika yang di kepalai oleh : Petrus Nelambo, selanjutnya alm.
Paulus Bere dan yang ketiga Andinus Wisal sampai
saat ini.
(gbr. lokasi desa thamaksin, Kec. Benawa. Kabupaten Yalimo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar